Sejarah Singkat

 


Bertitik tolak amanah UU Nomor 22 Tahun 1999 tentang Otonomi Daerah serta mengingat Undang undang Nomor 38 Tahun 2000 tanggal 22 Desember terbentuknya Daerah Provinsi Gorontalo yang kala itu  hanya memiliki tiga daerah, sementara idealnya minimal memiliki lima Kabupaten/Kota maka atas semangat dan aspirasi seluruh kalangan masyarakat di empat kecamatan yang terdapat di  Kabupaten Gorontalo masing‐masing Kecamatan Suwawa, Kabila, Tapa dan Bone Pantai dibawah naungan Komite Solidaritas Pembentukan Kabupaten Baru (KSPKB) yang berusaha, berjuang menjadikan empat kecamatan ini untuk menjadi suatu daerah kabupaten. Maka tepat tanggal 25 Pebruari 2003 diresmikanlah Kabupaten Bone Bolango sebagai kabupaten yang keempat di Provinsi Gorontalo sesuai amanat Undang Undang Nomor 6 Tahun 2003 tentang pembentukan Kabupaten Pohuwato dan Kabupaten Bone Bolango di Provinsi Gorontalo.


Provinsi Gorontalo adalah satu kesatuan masyarakat yang kokoh walaupun terbagi‐ bagi dalam beberapa Daerah yang sejak dulu kala dikenal dengan sebutan Limo Lopahalaa yang berarti lima bersaudara, serikat dari lima kerajaan yaitu Suwawa sebagai kedudukan Ibukota Kabupaten Bone Bolango, Limboto sebagai kedudukan Ibukota Kabupaten Gorontalo, Atingola salah satu Kecamatan di Kabupaten Gorontalo Utara yang baru terbentuk dan Bolango atau Bualemo sebagai Kabupaten Boalemo adalah suatu masyarakat hukum dan persaudaraan atau perserikatan dari kerajaan kerajaan menurut tata negara adat Gorontalo. Kabupaten Bone Bolango adalah salah satu wilayah yang terdapat di sebelah timur Kabupaten Gorontalo sebagai daerah induk yang kala itu sebagai  wilayah  kerja  Pembantu Bupati  Kepala  Daerah  Wilayah  II  yang  meliputi  wilayah  kerja Kecamatan Tapa, Suwawa, Kabila dan Bone Pantai yang berpusat di Kecamatan Kabila. Begitupun Wilayah I meliputi Kecamatan Limboto, Tibawa, Batudaa dan Telaga yang berpusat di Kecamatan Limboto, Wilayah III meliputi Kecamatan Kwandang, Atinggola dan Sumalata yang berpusat di Kecamatan Kwandang, dan Wilayah IV yang meliputi Kecamatan Paguyaman, Tilamuta, Paguat, Marisa dan Kecamatan Popayato yang berpusat di Kecamatan Paguat. Dengan kehadiran terbentuknya Daerah Provinsi Gorontalo maka wilayah wilayah kerja pembantu Bupati tersebut memisahkan diri sebagai Daerah tersendiri termasuk Daerah Kabupaten Bone Bolango terkecuali Wilayah IV memecahkan diri lagi menjadi Kabupaten Bualemo dan Kabupaten Pohuwato.


Namun demikian walaupun telah  terbentuknya  berbagai daerah di Provinsi Gorontalo tetapi secara historis  sesungguhnya masyarakat Gorontalo merupakan satu kesatuan yang utuh dan kokoh dilandasi oleh satu ikatan kekeluargaan yang disebut POHALAA yaitu Pohalaa Gorontalo, Pohalaa Limboto, Pohalaa Bone, Pohalaa Bolango dan Pohalaa Atingola.


copyright@feryfille2011